Siswa MAN 3 Sragen Raih Juara Dua Lomba Baca Puisi dalam Peluncuran Buku “Kala Senja di Salem”

Sragen (Humas) – Prestasi membanggakan kembali diraih oleh siswa MAN 3 Sragen. Naja Maulana berhasil meraih Juara II dalam Lomba Baca Puisi Tingkat SMA/SMK/MA se-Eks Kawedanan Gemolong yang digelar di Kantor Kecamatan Gemolong, Kabupaten Sragen, Minggu (14/6).

Kompetisi tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan peluncuran buku Kala Senja di Salem yang diselenggarakan oleh Komunitas Penulis Gemolong. Acara ini diikuti oleh pelajar dari berbagai SMA, SMK, dan MA di wilayah Eks Kawedanan Gemolong yang memiliki minat dan bakat di bidang sastra.

Dalam penampilannya, Naja Maulana membawakan puisi dengan penuh penghayatan, didukung artikulasi yang jelas serta ekspresi yang kuat. Kemampuannya dalam menyampaikan pesan dan emosi yang terkandung dalam puisi berhasil menarik perhatian dewan juri dan mengantarkannya meraih posisi kedua.

Ajang baca puisi tersebut menjadi salah satu kegiatan yang mendapat perhatian dalam peluncuran buku Kala Senja di Salem. Selain memperkenalkan karya sastra kepada masyarakat, kegiatan ini juga bertujuan menumbuhkan budaya literasi di kalangan generasi muda serta memberikan ruang bagi pelajar untuk mengembangkan kemampuan berekspresi melalui seni.

Pihak MAN 3 Sragen menyambut baik capaian tersebut dan mengapresiasi kerja keras Naja Maulana yang telah membawa nama baik madrasah. Prestasi ini dinilai sebagai bukti bahwa siswa madrasah mampu bersaing dan berprestasi tidak hanya dalam bidang akademik, tetapi juga dalam kegiatan seni dan literasi.

“Prestasi ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi siswa lainnya untuk terus mengembangkan potensi diri dan berani tampil dalam berbagai kompetisi,” ujar Lilis Handayani, salah satu guru pembimbing.

Kegiatan yang berlangsung di Kantor Kecamatan Gemolong tersebut dihadiri oleh pegiat literasi, penulis, guru, pelajar, serta masyarakat umum. Suasana acara berlangsung meriah dan penuh apresiasi terhadap karya sastra, sejalan dengan semangat peluncuran buku Kala Senja di Salem yang menjadi momentum penting bagi perkembangan literasi di wilayah Gemolong dan sekitarnya.

Melalui ajang tersebut, Naja Maulana tidak hanya membawa pulang prestasi, tetapi juga menunjukkan bahwa generasi muda memiliki peran penting dalam menjaga dan mengembangkan budaya literasi. Capaian itu diharapkan menjadi inspirasi bagi pelajar lainnya untuk lebih aktif dalam kegiatan sastra. (us/enn)

Written by 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *